Bekerja dengan fikiran, berfikir dengan hati

Kampung KB sebagai wahana pemberdayaan masyarakat adalah sebuah program dari BKKBN untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas. Desa Sumberejo telah menetapkan Dusun Putuk Desa Sumberejo sebagai Kampung KB yang diberi nama Kampung KB ” LESTARI “. Berpredikat sebagai juara I se Kabupaten Wonogiri 2017, Kampung KB Lestari meng agendakan kegiatan kegiata yang bertujuan untuk melestarikan adanya Kampung KB tersebut. Seprti belum lama ini Kampung KB Lestari mengadakan kegiatan pembuatan pupuk organik bersama Dinas Pertanian Kecamatan Batuwarno, Sebelum acara praktek langsung pembuatan pupuk organik, masyarakat mendapatkan kunjungan dan motivasi dari mantan sekcam Batuwarno Bapak Teguh Maryono. Acara di Kampung KB ini sebelumnya di Buka Oleh Bapak Camat Kecamatan Batuwarno Bapak Khrisma Eko Sutiyono,S.Sos. Beliau menyampaikan betapa pentingnya keberadaan kampung KB. Kampung KB mampu menjadi pendorong Pemberdayaandan Ekonomi Masyarakat Desa. Beliau menapresiasi keberadaan Kampung KB ini. Sesi berikutnya diisi Bapak Teguh Maryono sebagai Motivator dalam acara ini. Beliau memberikan inovasi inovasi sederhana yang sebenarnya mudah untuk dijalankan Masyarakat Desa. Hanya masyarakat Desa mau melakukan atau tidak. Masyarakat Desa takut menjadi kaya, itu kalimat yang sering di ucapkan. Kenapa demikian sebenernya Desa itu mempunyai potensi yang besar, seperti lahan masih luas, bahan pangan murah dll. Coba kita liat dikota lahan sempit tapi bisa membuat inovasi misal, tabulapot, hydroponik dll. Tapi mengapa lahan Luas Masyarakat Desa Justru tidak bisa dimaanfaatkan?. Oleh karena itu Bapak teguh maryono menyemangati bagaimana masyarakt Desa bisa memanfaatkan Lahan yang luas tersebut. Selain itu adda istilah limbah itu adalah Emas. Limbah kotoran sapi, itu adalah kotoran tetapi jika diolah bisa menghasilkan uang. Pelihara sapi jelas hasilnya daging, kalau kotoran sapi diolah bisa menjadi pupuk, kemudian untuk memupuk tanaman bisa menghasilkan uang yang lebih dari pada daging sapi. Hal-hal seperti ini yang harus menjadi pemikiran masyarkat Desa untuk meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa. Oleh karena itu masyarakat diminta untuk menyelaraskan hati dan fikiran, Bekerja dengan Fikiran berfikir dengan hati itu kalimat penutup dari Bapak Motivator kita. Acara ini ditutup praktek bersama membuat pupuk organik.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan