== LOKET ONLINE DI DESA SUMBEREJO ==

Bapak muda tersebut sedang di ruang tunggu Kantor Desa Sumberejo. Sambil membawa berkas, dia berbincang dengan salah seorang Perangkat Desa. Bermaksud ingin meminta informasi, perihal pengurusan Akta Kelahiran anaknya. Kabarnya sekarang dapat dilayani di Desa. Benarkah tidak perlu ke Kecamatan atau Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil?

Perangkat Desa yang di

mintai informasi tersebut memberi penjelasan. Bahwa benar Desa Sumberejo memberikan pelayanan terhadap pengurusan akta. Tidak

hanya Akta Kelahiran, Akta Kematian juga bisa diurus cukup di Desa. Sukodarmi, Kasi Pemerintahan sekaligus operator layanan akta tersebut menjelaskan, pemohon tinggal mengumpulkan berkas yang dipersyaratkan ke Desa. Kemudian operator dari Desa akan memberikan kertas berisi barcode. Kertas tersebut nantinya akan digunakan oleh Pemohon, untuk mengambil Akta Kelahiran atau Akta Kematian ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Di tempat terpisah Pj. Kepala Desa Sumberejo, Rifqi Nasihul Amri, S.E, M.M membenarkan layanan pengurusan akta tersebut sudah bisa dilayani di Desa Sumberejo, mulai awal April 2019 ini. Diberi nama LOKET ONLINE. Dijelaskan bahwa inovasi layanan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tersebut dirasakan sangat bermanfaat bagi warganya. Pemohon akta tidak perlu lagi menunggu lama di Wonogiri. Tidak perlu bolak balik Sumberejo – Wonogiri. Cukup menunggu dari rumah. Jika sudah diberi informasi dari operator desa, pemohon baru mengambil ke Wonogiri. Di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, pemohon tidak perlu mengantri. Tinggal menunjukkan kertas barcode, maka Akta Kelahiran atau Kematian bisa langsung dibawa pulang. Menghemat waktu, biaya, dan tenaga tentunya. Berapa biayanya? Gratis!

Lalu bagaimana jika Pemohon tidak bisa mengambil akta ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil? Disini pemohon benar-benar dimanjakan oleh inovasi pelayanan. Pemohon cukup ke Kantor Pos terdekat. Mengumpulan kertas barcode kepada Petugas Pos, serta biaya administrasi sebesar Rp. 20.000,- . Maka Petugas Pos akan mengambilkan Akta tersebut ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Lalu diantarkan ke Pemohon. Diantar sampai ke pintu rumah pemohon, diberi bonus amplop oleh Kantor Pos.

Merasa puas mendapatkan informasi, Bapak muda tersebut pamit. Pulang. Matanya berbinar, senang tampaknya. Cepat-cepat dia melangkah, ingin segera bertemu bayi mungilnya. Dia bisa bercengkerama dengan anak istri, sambil menunggu Petugas Pos. Mengantarkan Akta Kelahiran anaknya. Di pintu rumahnya.

Penulis ( RNA )

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan